PERCETAKAN SINAR BUANA (LAYANAN 24 JAM : HUBUNGI TELP. 0813 9900 2992)

Belajar sablon

Untuk teknologi sablon sederhana sangatlah murah, tergantung kita mau main usaha sablon media kertas atau kain perbedaan utamanya terletak pada bahan afdruk dan tintanya. Dibawah ini penjelasan kebutuhan utama membuka usaha sablon sederhana :

A. ALAT-ALAT SABLON
a. 1 Buah SCREEN (kain kasa)
b. 1 Buah kaca bening tebal 5mm seukuran screen
c. 1 Buah spon ukuran screen
d. 1 Buah RAKEL untuk meratakan dan mentransfer tinta
e. 2 Buah CATOK untuk mengikat screen ke meja sablon
f. 1 Buah MEJA SABLON
g. 1 Buah Semprotan manual

B. BAHAN-BAHAN SABLON
a. 1 kaleng Obat afdruk
b. 1 kaleng Obat penghapus untuk menghapus bekas afdruk supaya screen dapat dipakai lagi
c. 1 kaleng kecil Tinta sablon warna Merah, Biru, Kuning, Putih danHitam
d. Kain lap majun secukupnya
e. Media yang akan disablon

C. PROSES SABLON
C.1. Proses afdruk
Disini saya jelaskan untuk pemula, settingan tidak harus menggunakan kertas kalkir. Boleh pake kertas HVS 60 atau 70 gram tahap awal belajar dengan menggunakan media cetak kertas kartu nama jenis bahan apa saja.
a. Siapkan desain gambar atau tulisan yang akan disablon
b. Bawa ke tukang “setting”, periksa hasilnya sebelum bayar
c. Bayar ongkos settingnya baru pulang
d. Potong hasil settingan, buang yang tidak dipakai
e. Olesi kertas dengan minyak sayur yang bening
f. Siapkan Screen yang sudah bersih
g. Campurkan obat afdruk dengan pengencernya
h. Aduk hingga benar-benar rata kemudian tuang ke screen
i. Ingat obat ini peka cahanya, jangan terkena cahaya langsung
j. Ratakan dengan rakel. Bagian depan 3 kali, bagian belakang 2 kalik. Jangan diulang ulang atau terlalu lama, nantinya ketebalan dan susah di afdruk
l. Setelah rata, keringkan dengan kipas angin atau hair drier
m. Letakkan kertas settingan yang sudah diolesi minyak ke screen (awas terbalik)
n. Letakkan dengan urutan dari atas, kaca, kertas settingan, screen, spon dan alas
o. Pegang dengan kuat kedua ujung screen agar kaca, settingan, sreen rapat
p. Sinari dengan sinar matahari, kalo terik cukup 10 s. 20 detik kalo mendung, tergantung intensitas sinarnya. Boleh juga pake lampu
q. Bawa kembali ke ruang gelap dan pisahkan semuanya ambil screennya
r. Semprot dengan air pada bagian yang kena settingan sampai kelihatan berlubang
s. Keringkan dengan kipas angin atau hair drier
t. Tutup bagian-bagian yang bocor, kalo ada
u. Siap untuk proses sablon
C.2. Proses Sablon
a. Letakkan catok pada meja sablon kemudian di screw dengan kuat
b. Kaitkan screen pada catok dan kencangkan
c. Pasang mal, untuk posisi media cetak agar tidak berubah-ubah
d. Atur jarak Screen dan media cetak sekitar 1-2 mm
e. Campurkan tinta sablon dengan pengencernya perbandingan 1 tinta : 2 pengencer
f. Tuang pada screen kemudian ratakan dengan rakel
g. Tarik/dorong rakel dengan agak ditekan untuk menyablon
h. Lihat hasilnya, betulkan yang belum sesuai dan kembali ke step (g)
i. Hasil produk sablon pertama sudah jadi.

Setelah proses belajar sablon berhasil tinggal mengembangkannya dengan warna yang lebih banyak atau media selain kertas dsb.