PERCETAKAN SINAR BUANA (LAYANAN 24 JAM : HUBUNGI TELP. 0813 9900 2992)

Menentukan Harga dalam Percetakan

Pada percetakan offset, prinsip umum yang biasa digunakan dalam menentukan harga (baik cetak brosur, cetak poster, cetak leaflet, cetak flyer, cetak kop surat, cetak kartu nama atau lainnya) adalah, semakin banyak order maka semakin murah. Sebenarnya patokan ini tidak hanya berlaku pada percetakan saja, namun pada hampir semua produk juga biasanya mempertimbangkan quantity order. Makanya kita mengenal istilah harga grosir dan harga eceran.

Pada percetakan offset, hal tersebut didasari atas ongkos dasar pada setiap kali naik cetak. Ketika satu pekerjaan cetak dilakukan (cetak brosur, cetak poster,cetak kartu nama, cetak flyer dan lainnya), pihak percetakan mengeluarkan biaya pokok tertentu, antara lain untuk pembuatan film, plat, dan harga pokok pemakaian mesin. Pengeluaran ini hanya untuk sekali pakai, dalam artian tidak bisa digunakan lagi. Harga pokok inilah yang membuat percetakan offset terkesan mahal untuk order yang sedikit. Misalkan harga pokok tersebut adalah 750.000, maka ketika pelanggan memesan 100 exlemplar, biaya pokok yang dibebankan kepada pelanggan, tidak termasuk kertas dan lainnya yang berpengaruh pada quantity order adalah Rp 7.500,- Bagaimana jika pelanggan memesan 1000 exlemplar? Maka ia hanya dibebankan biaya pokok hanya Rp 750,- Wouww … sangat mecolok khan perbedaannya?

Mungkin berawal dari sinilah muncul istilah minimal order. Namun sebagai catatan, perlu diketahui bahwa pada dasarnya minimal order bukan berarti percetakan menentukan secara kaku pelanggan minimal memesan quantity tertentu untuk produk tertentu, namun istilah ini lebih merujuk pada istilah yang menunjukan titik harga ekonomis dari suatu produk percetakan. Sehingga pada praktiknya ketika misalnya pelanggan menginginkan order hanya 100 exlempar, pihak percetakan pun tidak akan terlalu keberatan memenuhi pesanan tersebut, hanya saja (hehehe… ) maukah pelangggan dikenakan harga tinggi???
Berbeda dengan Percetakan Digital yang tidak memerlukan biaya pokok seperti di atas, sehingga harganya pun dalam batas tertentu, terutama jumlah sedikit akan lebih murah